Perjanjian Lombok Peradaban Dunia



Piagam Gumi Sasak


Piagam Gumi Sasak merupakan piagam kitab yang memiliki dasar perangkat dari kegelisahan yang dirasakan sebenarnya dari sebagian besar masyarakat sasak, bisa dikatakan juga dengan identitas kebudayaan. Awal terbentuknya Piagam Gumi Sasak ini yaitu, berawal dari sebuah diskusi panjang yang dilakukan oleh orang-orang hebat dan memiliki keinginan yang bagus untuk budaya sasak kedepannya. Dan dengan diadakannya diskusi panjang, maka terbentuklah Piagam Gumi Sasak yang isi dari piagam tersebut yaitu yang dibahas tentang peradaban. Sedangkan  peradaban itu kompleks, maksudnya kompleks yaitu isi dari Piagam Gumi Sasak ini tidak hanya membahas secara khusus tentang peradaban akan tetapi membahas peradaban dari segi keseluruhannya atau semuanya.

Tujuan dibuatnya Piagam Gumi Sasak ini yaitu, untuk mengubah arahan yang diarahkan oleh pemandu wisata tentang pemahaman tentang kebudayaan sasak. Mereka ini akan meluruskan pendapat pemandu wisata yang salah tanggapannya tentang budaya sasak.  Supaya orang asing tidak salah atau keliru persepsinya tentang budaya sasak tersebut. Piagam Gumi Sasak ini sudah dikatakan terealisasikan, karena didalamnya mengangkat sebuah peradaban. Ada juga disebut dengan Kalender Rowot Sasak merupakan satu kunci peradaban untuk menunjukkan bahwa leluhur ini terdapat orang-orang yang berfikir dan berilmu. Kemudian orang-orang yang terlibat didalamnya sudah memiliki tugas mereka masing-masing, seperti bapak L. Ari Irawan, SE., S,pd., M.pd. bertugas mencapai target personal, target yang kolektif dan kelompok lainnya melakukan tugas yang sudah menjadi tanggung jawab masing-masing. Walaupun begitu mereka tetap memprioritaskan untuk bekerja dengan cara bersama-sama.

Target yang ingin dicapai dalam membuat Piagam Gumi Sasak ini yaitu di masyarakat lokal harus bisa berjalar dengan baik supaya tahu Piagam Gumi Sasak,  rancangan jangka panjang, piagam gumi sasak ini akan dijadikan item yang wajib dalam kegiatan adat, pada forum-forum yang lebih kecil misalnya pertemuan desa harus dibacakan dengan arahan yang sudah ditentukan dan di sekolah-sekolah akan dibahas. Intinya harapan yang ingin dicapai yaitu, ingin menjadikan lombok menjadi peradaban dunia. 


Nama-nama yang menandatangani Piagam Gumi Sasak :

         
  1. Drs. Lalu Azhar

      2. Drs. Haji Lalu Mujtahid

      3. Drs. Lalu Baiq Windia M.Si
      4. TGH. Ahyar Abduh
      5. Drs. Haji Husni Mu’adz MA., Ph. D
      6. Dr. Muhammad Fajri, M.A
      7. Dr. Jamaludin, M. Ag
      8. Dr. Lalu Abd. Kholik, M.Hum.
      9. Drs. H. A. Muhit Ellepaki, M. Hum
      10. Dr. H. Sudiman M. Pd
      11. Dr. H. L., Agus Fathurraman
      12. Mundzirin 




Narasumber : L. Ari Irawan, SE., S.Pd., M.Pd.

Komentar

  1. Generasi-generasi muda yang bertanggung jawab meluruskan kekeliuran tentang Sasak. Ini saatnya yang muda yang bersua 💪💪💪

    BalasHapus
  2. Postingan yang menarik, Mari kita semua sama sama menjadikan sasak sebagai peradaban dunia

    BalasHapus
  3. Sangat bermanfaat. Semoga sampai ke anak cucu kita

    BalasHapus
  4. Keren.
    Terimakasih unt ilmunya. Sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  5. Piagam ini adalah tonggak awal peradaban bangsa sasak, maka kita sbg geberasi hrus membuat gerakan2 yg dpt merealisasikan isi piagam tersebut.

    BalasHapus
  6. Luar biasa, yg dimana di dlm nya terdapat point - point yg bisa dibilang wujud dr jati diri suku sasak sendiri.

    BalasHapus
  7. Bagus sekali sangat bermaanfaat akhi

    BalasHapus
  8. mantep!! kembangkan tulisannya, semangat.

    BalasHapus
  9. budaya sasak sungguh luar biasa....terus kembangkan

    BalasHapus
  10. Semoga dengan adanya piaga ini. Nilai keluhuran Sasak yang telah hilang akan kembali keasliannya

    BalasHapus

Posting Komentar